A. Pengertian HSDPA
seperti halnya High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA), dari kepanjangannya saja sudah bisa kita tebak apa itu HSDPA, High yaitu tinggi, speed itu cepat, downlink itu kemampuan mendownload, packet acces itu paket akses seperti HP /laptop . jadi, HSDPA itu kemampuan menakses paket atau mendownload data atau file-file dengan cepat. sebuah protokol telepon genggam dan kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G yang berkapasitas maksimum mencapai 14 Mbit/s. Dengan kecepatan tersebut, pengguna perangkat bergerak dapat menerima data yang berukuran besar seperti lampiran pada e-mail, presentasi dalam bentuk Power Point, atupun dapat membuka halaman Web. Tujuan HSDPA adalah untuk meningkatkan kecepatan maksimal transfer data, kualitas pelayanan, dan efisiensi. Sebagai gambaran, jaringan HSDPA dengan kecepatan
3,6 Mbit/s dapat mengunduh data musik yang berukuran sekitar 3 Mb dalam waktu 8,3 detik dan data video yang berukuran 5 Mb dalam waktu 13,9 detik. HSDPA ada sejak tahun 2006 di Eropa. Tapi di Indonesia batas maksimal yang dikeluarkan oleh KARTU PERDANA UNLIMITED (kayak IM2 ama TELKOMFLASH) BUAT HSDPA alias kecepatan DOWNLOADnya maksimal Cuma dibatasi sampai maksimal 256 KBPS dan kecepatan buat UPLOADnya Dibatasi ampe maksimal 64 kbps.. so jadi di Indonesia cukup dengan modem apapun kecepatannya baik kecepatan DOWNLOAD yang diberikan provider(IM2 dan telkomflash) Cuma 256 KBPS dan kecepatannya UPLOADNYA 64 KBPS.. jadi saat ini pake modem apapun tidak terlalu berpengaruh terhadap kecepatan DOWNLOAD dan UPLOAD karena keterbatasan fasilitas yang diberikan oleh provider tadi.
modem 3G HSDPA dimulai dengan mencari masukan dari beberapa orang teman. Ada dua merek yang paling banyak direkomendasikan, Sierra dan Huawei. Setelah itu pencarian dilakukan di dunia maya. Berhubung gue tidak punya laptop, survey harga hanya dilakukan untuk modem 3G HSDPA yang menggunakan koneksi USB.
Dari dua merek itu ternyata Huawei adalah yang paling murah. Ditambah dengan fakta bahwa Telkomsel Flash pun menggunakan jenis modem Huawei E220 dalam bundle paketnya, akhirnya gue memutuskan untuk membeli modem Huawei E220.
Survey harga di internet berlangsung relatif cepat. Harga modem Huawei E220 berkisar antara Rp 1.1 juta sampai Rp Rp 1.73 juta. Sayangnya penjual yang memasang harga Rp 1.1 juta agak keberatan untuk mengirimkannya ke Batam. Akhirnya gue menemukan tempat bernama Bali Notebook yang membandrolnya dengan harga sedikit lebih mahal, Rp 1.195 juta. Ditambah ongkos kirim ke Batam Rp 22 ribu total menjadi Rp 1.217 juta. Hari ini transfer esok harinya modem 3G HSDPA Huawei E220 telah sampai di rumah.
bedanya dengan 3G, HSDPA, dan 4G dilihat dari kecepatan tiap transfernya. jika 3G kecepatannya 384 kbps, sedangkan HSDPA mencapai 10X dari 3G, yaitu 3,6 Mbps dan 4G paling cepat yaitu mencapai 70 Mbps
Setting untuk modem 3G HSDPA Huawei E220 ini tergolong mudah. Tinggal colok ke USB port di PC langsung perangkat ini akan secara otomatis ter-install. Ia juga dilengkapi dengan software bawaan (tanpa CD) yang ter-install otomatis bernama Mobile Partner. Dengan software bawaan ini kita bisa men-setting koneksi untuk layanan Telkomsel Flash. Oh iya, tempat untuk meletakkan simcard berada di samping modem. Ada “laci” kecil yang bisa ditarik keluar lalu kita tempatkan simcard di sana. Setelah itu kita masukkan lagi “laci” tersebut ke tempatnya. produk huawai ini HSDPAnya maksimal bisa nyampe 3.6 MBps dan HSUPAnya maksimal bisa nyampe 384 Kbps.


dan untuk USB Sierra Wireless Compass, Produk ini maksimal bisa nyampe maksimal 7.2 MBPS


1 komentar:
Beli aah, thx infonya gan,
Posting Komentar